Board of Peace

Ditulis oleh: Aliyya Fitri

Trump baru-baru ini mengeluarkan rancangan penjajahan yang tersistematis dengan nama “Dewan Perdamaian”. Salah satu tujuan dari dibentuknya komunitas ini dipresentasikan langsung oleh Kurnesh dengan judul proyek “New Gaza”. Negara negara Eropa yang diajak oleh Trump untuk bergabung pun menolak, karena bagaimana mungkin rekonstruksi atau rehabilitasi ini dilakukan tanpa keterlibatan langsung Palestina di dalamnya.

Ini adalah penjajahan gaya baru, penjajahan dengan dalih perdamaian.

Dan presiden Prabowo membawa negara Indonesia -negara yang mayoritas penduduknya muslim- ikut bergabung ke dalamnya. Alih-alih ikut menentang keras penolakan dari negara-negara sebelumnya, ia malah dengan senang hati ikut berkontribusi dan menyumbangkan 17T dari pajak masyarakatnya dalam proyek ini.

Kabar bergabungnya Presiden Prabowo dalam Board of Peace ini bahkan diakuinya secara terang terangan dengan mengatakan “Israel pun harus dijamin keamanannya, baru kita bisa dapat perdamaian”.

Ini jelas sekali sebuah kesalahan berfikir.
Board of Peace bukanlah jawaban perdamaian untuk Palestina, apalagi dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *