Ditulis oleh : Silmi Ghefira
Tak pernah ada yang benar-benar tahu
bagaimana taman yang hampir kering
masih bertahan satu musim lagi
bagaimana bunga yang hampir mati
masih bertahan meski badai menantangnya
Cahaya tipis yang memancar diantara bayang awan
Angin kecil yang melewati sunyinya taman
titik embun yang ada dari sisa-sisa hujan
semua hadir tanpa permisi, tanpa pinta
Terimakasih tetap bertahan di sisi bunga yang layu
yang dalam diam menjaga kelopak yang hampir gugur
terimakasih telah menjadi cahaya, angin, dan embun