Oleh: Badrul Kamal
Dalam jari jemari yang lihai menjamah
Deretan abjad keyboard kian beradu untuk saling berinteraksi
Ku tuangkan segenap letih jiwa raga
Tapi terjeda, karena kembali dibungkam cedera
Semua orang bertutur tinggi akan perjuangan
Tapi tak sedikit yang gundah gulana
Secepat mungkin ia lari
Padahal masalahnya berada di kepala sendiri
Begitupun denganku
Bait ragaku selalu dihujani luka
Larik batinku tak melulu bahagia
Tapi terlalu menafikan jika semuanya tentang ricuh
Perjuangan kemarin, kan ku selesaikan
Tapi lagi-lagi ku terjeda, karena kembali mengalami lara
Atas nama perjuangan yang takkan usai layaknya spasi yang berjeda
Semoga hal indah selalu menjadi takdir kita