Gerak dalam Diam

Oleh: Muhimma Aini Rahayu

Kata mereka kita hanyalah manusia udik,

tak berharta lagi terdidik,

beraninya menghardik,

padahal nyatanya merekalah yang tak cerdik.

Raga kita memang terdiam,

melihat ketidakadilan dengan bibir yang bungkam,

tapi jangan salah paham,

hati nurani tiada henti bergumam.

Lawan tak henti-hentinya meremehkan,

senjata mereka memang sulit dikalahkan,

kita mempersilakan,

karena sudah amat sering ditertawakan,

Namun kita memperingatkan,

mohon hati-hati Tuan,

ada saatnya kebenaran akan terungkapkan,

dan takdir-Nya tak mungkin bisa dilawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *